Universitas Islam Madinah (UIM)
Bismillah, alhamdulillah was sholatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du ....
Ketika jamaah umrah berkunjung ke Madinah, biasanya perhatian tertuju pada tempat-tempat yang sangat dikenal seperti Masjid Nabawi, Raudhah, atau makam para sahabat. Namun tidak jauh dari pusat kota Nabi, berdiri sebuah lembaga pendidikan yang memiliki peran besar dalam dunia Islam modern: Islamic University of Madinah, atau yang dikenal oleh kaum Muslimin dengan nama Al-Jami’ah Al-Islamiyyah bil Madinah Al Munawwaroh.
Bagi banyak santri di Indonesia, nama kampus ini bukan sekadar universitas. Ia adalah kampus impian, tempat para penuntut ilmu dari seluruh dunia berkumpul untuk mempelajari Islam langsung di kota Rasulullah ﷺ.
Lahir dari Visi Dakwah Dunia
Universitas Islam Madinah didirikan pada tahun 1961 M pada masa pemerintahan Saud bin Abdulaziz Al Saud. Sejak awal, universitas ini tidak hanya dimaksudkan sebagai lembaga pendidikan lokal, tetapi sebagai pusat pembinaan ulama dan dai internasional.
Kurikulumnya disusun oleh para ulama besar dunia Islam. Di antara tokoh yang terlibat dalam pembinaan ilmiahnya adalah ulama-ulama terkenal seperti:
Karena itulah sejak awal berdirinya, universitas ini dikenal sebagai pusat pendidikan yang kuat dalam ilmu Al-Qur’an, hadits, aqidah, dan syariah.
Letaknya pun sangat istimewa. Kampus ini berada sekitar 5 kilometer dari Masjid Nabawi, di kawasan Wadi Al-Aqiq. Tidak sedikit mahasiswa yang setiap hari dapat menunaikan shalat di masjid Nabi sambil menuntut ilmu.
Kampus Internasional di Kota Nabi
Salah satu keunikan Islamic University of Madinah adalah sifatnya yang sangat internasional. Mahasiswanya berasal dari berbagai penjuru dunia.
Hingga beberapa tahun terakhir, universitas ini telah meluluskan puluhan ribu mahasiswa dari lebih dari 170 negara. Banyak di antara mereka yang kemudian kembali ke negeri masing-masing untuk menjadi:
Indonesia termasuk negara yang banyak mengirimkan mahasiswa ke universitas ini. Tidak sedikit alumni kampus ini yang kemudian menjadi tokoh dakwah, pengajar pesantren, dan pembimbing umat di berbagai daerah.
Karena itu di kalangan santri Indonesia, Universitas Islam Madinah sering dianggap sebagai salah satu tujuan belajar paling bergengsi dalam bidang ilmu syar’i.
Beasiswa yang Membuka Pintu Dunia
Hal lain yang membuat kampus ini sangat diminati adalah program beasiswa penuh yang diberikan kepada mahasiswa internasional.
Mahasiswa yang diterima tidak hanya mendapatkan pendidikan gratis, tetapi juga berbagai fasilitas seperti:
Bagi banyak pemuda Muslim dari berbagai negara, kesempatan belajar di universitas ini adalah nikmat besar: menuntut ilmu agama sekaligus tinggal di kota Nabi ﷺ.
Penutup: Dari Madinah untuk Dunia
Keberadaan Islamic University of Madinah menjadi bukti bahwa kota Nabi tidak hanya menjadi tempat ibadah dan ziarah, tetapi juga pusat ilmu yang terus hidup hingga hari ini.
Dari kampus inilah ribuan penuntut ilmu dari berbagai bangsa dipersiapkan untuk kembali ke negeri mereka masing-masing membawa cahaya ilmu.
Bagi para santri di Indonesia, nama Universitas Islam Madinah seringkali menjadi mimpi yang disertai doa agar suatu hari bisa belajar di kota Rasulullah ﷺ, menimba ilmu dari para ulama, dan kemudian mengabdikan ilmu itu untuk umat.
Dan bagi jamaah umrah yang berkunjung ke Madinah, mengetahui keberadaan kampus ini memberi kita satu pelajaran penting, bahwasanya dari kota Nabi ini, dakwah dan ilmu terus menyebar ke seluruh dunia.
Sumber: https://saudinesia.id/viral/universitas-islam-madinah-kampus-pemersatu-umat/
Oleh: Abu Haneen, Lc
Team redaksi: Miqdad
